bodhenk

Just another WordPress.com site

sebenarnya palsu November 29, 2011

Filed under: sastra — bodhenk @ 1:15 am

datang sebuah jaman

dimana-mana semuanya melekat pada tubuh

sebuah kepalsuan yang terulang

tapi kita menyukai itu

semua terbungkus cantik dan rapi

nyaris tak ada kurang

semua membawa angin keharuman

yang hilang setelah jatuhnya air

ternyata kepintaran menipu tuannya

ku merindukan

dan ingin merangkul sebuah jaman

yang tak ada kepalsuan yang selalu melekat di pipi

di ketiak lelaki

di rambut seorang bidadari

di tiap darah urat nadi

ku tak bisa melakukan apa-apa

satu lawan seribu adalah layu

pada lidah-lidah yang pandai menari

 

malang, 23-11-2011

 

pasar baru November 24, 2011

Filed under: Uncategorized — bodhenk @ 9:49 am
Tags:

dua lubang gendang telinga ti tabuh
bertubi-tubi bagai granat Tni
gesekan-gesekan perusakan begitu gurih
berserakan penopang tiang negara
kanan-kiri
semua mencaci maki
pada sebuah curhat dan cerita narasi
selamat datang, selamat bercuci mata
itulah yang tersirat pada pasar baru
tanpa sadar semua bisa melihat
dan membeli potrait wajah-wajah unik
tapi tak boleh menyentuh

malang, 23-11-2011

 

hugos sate November 20, 2011

Filed under: sastra — bodhenk @ 1:55 am

 

 

 

 

 

jauh berada di desa yang lain

di pulau yang lain

inilah yang dulu banyak disebut

perantauan

di perantauan ini

ku harus membuat suatu kisah

walaupun tak secantik agnes monica

tapi selucu tukul arwana

macam –macam mahluk Tuhan ku lihat

dari yang berjubah layaknya ninja

sampai yang rok mini seperti di televisi tiruan gaya jepang

di suatu malam yang berisik

yang sebenarnya malam yang tak ada beda

tapi kelakuan yang mencolok berbeda

di perempatan jalan itu ku terkepung gedung

inikah kota?mengapa banyak meng-impikan tempat ini?

melamun terlalu lama

sebuah tulisan merah besar mengalihkan perhatian

merah darah

seperti pamflet film horor dahulu kala

tapi sekarang film indonesia kebanyakan sudah membiru

bengkak dan lebam

dari kisah yang lain tempat itu adalah diskotik

tempat asik

asik untuk apa?tanya ku pada malam

malam pun diam

seandainya orang madura jualan sate

punya nama dan tempat seperti ini

tempat yang idaman

andai nama itu di tiup sedikit

dengan tinta lelucon

dan di ubah menjadi

hugos

hugos sate

no carok,narkoba,wine,sex and sara

many full stomach JJ

 

malang,  18-11-2011

 

hanya tak punya ide November 20, 2011

Filed under: sastra — bodhenk @ 1:53 am

                                                              malang, 19-11-2011

atas karuniaNya ku hidup

beribadah tak segampang dosa

cinta-cinta pun terciprat di tengah jalan setapak

dari ujung rambut sampai kaki

elok memiliki banyak nikmat

ferrari contoh nikmat akal pikiran

gitar tua selalu bernyanyi di daun-daun telinga

hati riang gembira meski tak punya harta

indahnya malam ini mengalahkan wanita paling cantik

jauh dimata tapi selalu bertemu dan dirasa

kalau engkau istri dari seorang suami

luar biasa bahagia itu suami

malam adalah kekasih yang terlupakan

narasi-narasi dalam buku literatur ini

otak di buat berfikir untuk memeluk hidup lewat kisah yang tak selalu pasrah

pasrah sama dengan bodoh, kadang pintar

quran adalah tuntunan paling pintar selain merupakan sastra

rasa tuk membacanya iya tapi terlalu banyak tapi yang dihadapi tuk membacanya

sulit itulah yang biasanya pahala tampakkan pada wajah

tapi Tuhan selalu ihklas memberikan,tanpa mengharap seperti mahluk-Nya

untuk karunia yang tak teringga ini ku merasa mikro

vespa lebih tepatnya aku

waktu pun berlalu, tak punya rem kendali,awas!

x-tra pelan tapi jika tak sadar dia telah membuat kita sampai finish

ya inilah oretan-oretan tak berguna bagi kebanyakan

Z adalah huruf terahir tapi mengapa kebodohan tak pernah berakhir ????

 

tarian bayangmu November 20, 2011

Filed under: sastra — bodhenk @ 1:52 am

jarang ku pandang

akan semakin sulit ku temui

hanya pada waktu yang akan terlindas

kau menari

di gelitik angin

menciptakan seperti koreografi

di sirami cahaya matahari

menciptakan seperti peran di balik siluet

tarian

kau tunjukkan tanpa sadar saraf indra

seperti menimang bayi

seperti orang yang setuju

terima kasih

telah menaungi ragaku

menghibur hatiku di bawah

karya tari yang sungguh alami

karunia yang tak biasa

dari yang Maha Kuasa

malang, 17-11-2011

 

tak berlogika November 20, 2011

Filed under: Uncategorized — bodhenk @ 1:51 am

 

puas rasanya

tanpa bercermin pada diri

mengoreksi kekurangan mereka

menggali kesalahan

ingin meneriaki

mengumpat

meremas

menginjak

sewenang-wenang

aku tak sadar

pernah meneriaki mereka

lewat tulisan yang sama

buat kuping mereka merah

ternyata memang benar

diam itu emas

di atas berusaha tuk bijaksana

sesungguhnya yang di atas

tidak luput dari tindasan yang lebih atas

hanya Tuhan yang tak menindas

dewasa itu bukan dari mulut

tapi dari seni berfikir

 

malang, 17-11-2011

 

 

metamorfosis November 20, 2011

Filed under: sastra — bodhenk @ 1:49 am

Ketika merah masih terpancar

Ketika intonasi

di dengar begitu pelan

olehmu

Suara mungilmu

Melantunkan syahadat

Seakan menyelimuti tubuhmu

Sang Pencipta tersenyum

Ketika mendengar

Kau belajar se ayat firman

Sang Pencipta bangga

Ketika kau pintar

kini di setiap waktu

Kau tumbuh ala modern

Paham atau tidak

Semua mengubah

Merusak fondasi yang belum kering

Setan datang

Dengan segunung tawa

Lewat berjuta cara

Kau meniru

bahkan mandi dalam nafsu

yang di bengkokkan menjadi

cinta di layar kaca iblis

kau meniru

bahkan menelan sebuah istilah tunangan

yang di tata rapi

menjadi sudah halal

dan orang tuamu hanya

berkata “iya”

iya aku mengijinkan mu

di cabik mahluk buas yang berbaju nafsu

semuanya menjadi gelap ketika

mereka di leburkan

oleh yang terlihat saja

anak mereka juga di lelehkan

di lelehkan mahkota emasnya

emas tunggal suci

yang tak akan datang

untuk ke dua kali

kini kau semakin pintar

pintar merusak diri

Sang Pencipta pun bersedih

andai DIA seperti mahluknya

malang, 16-12-2011

 

disrespectable death November 18, 2011

Filed under: Uncategorized — bodhenk @ 3:47 am

come the time

when you destroy your role

when happiness come with affair

desire always on high level

you careless with consequence

wife of husband that you love

make you blind and deaf

make you forget your right way

today not all the same

all eyes have known

the story going to the end

fourteen eyes sickle outside

waiting you to make a *dancing death

one sickle waiting you inside

deliver to new start

the darkness came

without cloud of dust

the time have come

when you enter to a butcher room

you only bring your body

without worry

closer and closer to illegal wife

sickle seen front of forehead

running away to walfare

but other sickle kiss your neck

like you kissed by the girls

there is no time to shock

many time to see the angel

the clean sickle

close your story intravenously

your true wife cry without tears

she love you,but she reluctant to sad

alone bring you to hard bed

there is no who pays respects to you

blue sky reflect the red ground

you leave the white eye adhere on your unreal life

you leave sin on your true life

all will be a good wisdom

 

 

malang , 16-11-2011

 

*song of avenged sevenfold

 

 

aneh tapi ada November 17, 2011

Filed under: sastra — bodhenk @ 8:56 am

kehancuran dekat dengan manusia

di batasi spasi layaknya tulisan ini

kepandaian itu diikuti dengan kebodohan

seperti artis dengan wartawan

cinta itu kembaran nafsu

beda fakultas dalam satu wadah universitas

kejujuran sudah di aduk rata dengan kebohongan

karena berniat yang di anggap baik

dan sekarang berbuat baik

adalah hal yang tak lumrah

aneh

lekat dengan manusia

hidup di dunia bagai bangku kuliah

Tuhan sebagai dosen yang paling baik

garis nasib tergantung kita yang aktif berbuat baik atau tidak

raport tak berbelit

neraka atau surga?

malang, 17-11-2011

 

andai ku manusia November 17, 2011

Filed under: Uncategorized — bodhenk @ 8:53 am

semua memakai aku
aku di buat dengan rasa seni yang berbeda
jika sedih hasil tak akan rapi
jika senang hasil pasti memesona
aku selalu tak sendiri
kurus dan banyak
menjadi lembaran yang berguna pada awalnya
selalu berusaha tak membuat lubang
sekarang ku merasa tak nyaman
aku resah
ketika aku di buat tuk kebalikan
aku bertanya”apakah gunaku?”
aku sakit
ketika ku di tarik seperti karet
berdesak-desakkan dengan temanku yang lain
aku berpikir”apakah tugasku hanya membentuk lekukan?”
aku merasa tak berguna
di pakai hanya perantara
aku bersedih
tanpa banyak yang mendengar

malang, 17-11-2011

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.